

Jakarta, March 4, 2026 Jakarta, 4 Maret 2026 – Ketua Asosiasi Perusahaan Semen Seluruh Indonesia (ASPERSSI) menghadiri dan menjadi narasumber dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Direktorat Strategi Stabilisasi Ekonomi, Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal, Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Diskusi tersebut mengangkat tema “Outlook Industri Semen 2026 dan Peta Jalan Jangka Menengah: Dinamika Permintaan dan Produksi Semen di Indonesia.”
Dalam forum tersebut, Ketua ASPERSSI menyampaikan pandangan mengenai kondisi terkini industri semen nasional, prospek industri menuju tahun 2026, serta arah pengembangan sektor dalam jangka menengah hingga panjang. Diskusi juga menyoroti pentingnya dukungan kebijakan dan regulasi untuk menjaga keberlanjutan serta daya saing industri semen di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.
Industri semen Indonesia saat ini masih menghadapi sejumlah tantangan struktural, antara lain kondisi kelebihan kapasitas produksi (oversupply) serta fluktuasi permintaan. Pada tahun 2025, permintaan domestik tercatat mengalami penurunan sekitar 1,5% dibandingkan tahun sebelumnya, yang berdampak pada tingkat utilisasi industri yang relatif rendah.
Di sisi lain, pelaku industri terus mendorong berbagai inisiatif strategis untuk memperkuat ketahanan sektor, antara lain melalui peningkatan efisiensi operasional, perluasan pasar ekspor, pemanfaatan inovasi teknologi, serta upaya dekarbonisasi yang sejalan dengan komitmen keberlanjutan Indonesia.
Forum diskusi seperti ini menjadi sarana penting untuk memperkuat dialog antara pemerintah dan pelaku industri. Melalui pertukaran pandangan dan diskusi yang konstruktif, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dinamika permintaan, kapasitas produksi, serta kerangka kebijakan yang diperlukan guna menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendukung transformasi industri dalam jangka panjang.
Kolaborasi antara pemerintah dan industri diharapkan dapat terus memperkuat kontribusi sektor semen dalam mendukung pembangunan infrastruktur, meningkatkan ketahanan ekonomi, serta mendorong agenda keberlanjutan di Indonesia.