
Jakarta, 4 Maret 2026 – Asosiasi Perusahaan Semen Seluruh Indonesia (ASPERSSI) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bersama para anggota industri semen nasional untuk meninjau perkembangan perjalanan dekarbonisasi industri menuju target Net Zero Emissions (NZE) 2050.
Diskusi tersebut membahas berbagai perkembangan dalam lanskap kebijakan yang terus berkembang, termasuk taksonomi keuangan berkelanjutan (sustainable finance taxonomy) dan mekanisme penetapan harga karbon (carbon pricing). Selain itu, forum ini juga meninjau peta jalan dekarbonisasi industri semen serta berbagai kemajuan yang telah dicapai oleh perusahaan-perusahaan anggota.
Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan-perusahaan anggota terus mendorong berbagai inisiatif konkret, antara lain melalui peningkatan efisiensi energi, penurunan clinker factor, peningkatan pemanfaatan bahan bakar dan bahan baku alternatif, serta pengembangan produk semen rendah karbon. Berbagai upaya kolektif tersebut telah berkontribusi terhadap penurunan signifikan intensitas emisi CO₂ industri semen selama satu dekade terakhir.
Di sisi lain, diskusi juga menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi oleh industri, antara lain keterbatasan ketersediaan biomassa dan bahan bakar alternatif, kebutuhan akan mekanisme penetapan harga biomassa yang lebih jelas, kendala perizinan dalam pengembangan energi terbarukan seperti instalasi panel surya, serta pentingnya perluasan penggunaan semen hijau dalam proyek-proyek infrastruktur pemerintah.
Industri juga menekankan pentingnya dukungan kebijakan dan insentif dari pemerintah, sebagaimana telah diterapkan di berbagai negara lain, untuk mempercepat investasi hijau. Selain itu, penyederhanaan proses perizinan, termasuk dalam pengelolaan limbah B3, juga dinilai penting untuk mendukung implementasi co-processing serta penguatan inisiatif ekonomi sirkular.
ASPERSSI menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota industri semen atas komitmen yang kuat dan kemajuan yang terus dicapai dalam pelaksanaan aksi dekarbonisasi. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan antara industri, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan target yang telah ditetapkan dalam peta jalan dekarbonisasi industri semen dapat tercapai serta memberikan kontribusi nyata terhadap upaya penanganan perubahan iklim di Indonesia.