

Jember, 9–11 Juni 2026 – Asosiasi Semen Indonesia (ASPERSSI) telah berhasil menyelenggarakan Lokakarya Teknis 2026 tentang Keunggulan Operasional dan Efisiensi Energi di Industri Semen Indonesia di Jember, Jawa Timur. Acara ini mempertemukan perusahaan-perusahaan anggota ASPERSSI, para pakar industri, dan penyedia teknologi untuk bertukar pengalaman, praktik terbaik, serta inovasi terkini di bidang keunggulan operasional, efisiensi energi, digitalisasi, bahan bakar alternatif, dan dekarbonisasi.
Lokakarya ini diselenggarakan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi industri semen Indonesia, termasuk kelebihan kapasitas, persaingan pasar yang semakin ketat, kenaikan biaya energi, dan persyaratan dekarbonisasi yang semakin ketat. Dalam konteks ini, forum kolaboratif seperti lokakarya ini memainkan peran yang semakin penting dalam memperkuat daya saing dan keberlanjutan industri semen nasional.
Selain sesi teknis, para peserta berkesempatan untuk berinteraksi dengan Pemerintah Kabupaten Jember. Dalam sambutan pembukaannya, Bupati Jember memaparkan potensi ekonomi daerah, perkembangan industri, sektor pendidikan, warisan budaya, serta peluang pariwisata. ASPERSSI juga menyampaikan pandangannya mengenai peran strategis industri semen dalam mendukung pengelolaan sampah perkotaan melalui pemanfaatan Refuse-Derived Fuel (RDF), yang membuka peluang potensial untuk kerja sama di masa depan antara Pemerintah Kabupaten Jember dan PT Semen Imasco Asiatic.
Sebagai perusahaan tuan rumah, PT Semen Imasco Asiatic memberikan pengalaman yang luar biasa bagi seluruh peserta. Kunjungan ke pabrik, yang merupakan bagian dari program lokakarya, memperlihatkan disiplin operasional yang kuat, standar kebersihan dan keteraturan yang luar biasa, serta komitmen perusahaan dalam menerapkan budaya keunggulan operasional di seluruh kegiatan operasionalnya.
Lokakarya ini juga menghadirkan para pembicara terkemuka dari Indonesia maupun luar negeri yang berbagi wawasan berharga mengenai perkembangan teknologi dan praktik terbaik global di industri semen. Topik-topik yang dibahas meliputi fleksibilitas bahan bakar, digitalisasi proses, optimalisasi operasional, strategi dekarbonisasi, serta penerapan BEST Cement Tool untuk pembandingan kinerja energi dan peningkatan kinerja.
Melalui acara ini, ASPERSSI sekali lagi menyoroti pentingnya berbagi pengetahuan, kolaborasi, dan perbandingan kinerja di antara perusahaan-perusahaan anggota. Pertukaran pengalaman dan praktik terbaik selama lokakarya ini diharapkan dapat menginspirasi para pemangku kepentingan industri dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks, sekaligus mendukung pengembangan industri semen di Indonesia yang lebih efisien, kompetitif, tangguh, dan berkelanjutan. ASPERSSI menyampaikan apresiasi yang tulus kepada seluruh peserta, pembicara, sponsor, dan khususnya PT Semen Imasco Asiatic atas dukungan dan kontribusi mereka terhadap kesuksesan acara ini. Ke depan, ASPERSSI tetap berkomitmen untuk mempromosikan inisiatif kolaboratif yang mendukung transformasi industri semen Indonesia menuju masa depan yang lebih ramah lingkungan, lebih kompetitif, dan berkelanjutan.